Dial Indicator (Fungsi, Bagian, Tipe dan Cara Pembacaan)

Dial Indicator atau Dial test Indicator (DTI) merupakan salah satu alat ukur mekanik yang sering digunakan.

Prinsip kerja dial indicator yaitu merubah gerakan lurus (naik atau turunnya spindle) menjadi gerakan berputar jarum skala (pointer)

Pada dial indicator terdapat 2 jarum skala, yaitu jarum panjang (long pointer) dan jarum pendek (short pointer).

Cara pembacaan dial indicator

Jumlah strip yang ditunjuk oleh jarum besar berjumlah 100 strip dan apabila spindle bergerak 1 mm ke atas maka jarum panjang akan bergerak kekanan 1 putaran (360⁰).
Maka nilai 1 strip pada skala yang ditunjuk oleh jarum besar nilainya yaitu 0,01 mm (1 mm : 100 strip = 0,01 mm).

Sedangkan pada jarum kecil akan bergerak kekiri 1 strip (apabila jarum panjang bergerak 1 putaran, atau spindle bergerak 1 mm), maka nilai 1 strip pada skala yang ditunjuk oleh jarum kecil yaitu 1 mm.

Untuk contohnya, perhatikan gambar di bawah ini :
 

Apabila jarum spindle bergerak ke atas sebesar 0,40 mm maka jarum panjang akan bergerak ke kanan sebanyak 40 strip.

Fungsi Dial Indicator 

Dial Indicator berfungsi untuk mengukur :
a. Kebengkokan
b. Keolengan (run out)
c. End play 

Baca juga : Cara pengukuran run out dan kebengkokan dengan dial indicator

Cara Penggunaan Dial Indicator

Beberapa hal yang perlu di perhatikan ketika melakukan pengukuran dengan menggunakan dial indicator adalah :
  1. Bersihkan benda kerja dan ujung spindle pada dial indicator.
  2. Letakkan dial indicator pada landasan (alas) besi dan aktifkan magnetic switch
  3. Letakkan spindle tegak lurus dengan benda yang akan diukur
  4. Pastikan spindle menekan benda kerja antara 1 mm sampai 2 mm
  5. Lakukan set “0” dial indicator sebelum melakukan pengukuran
  6. Pembacaan hasil pengukuran dilakukan secara tegak lurus antara mata dengan skala ukur pada dial indicator

Bagian-bagian dial indicator


Spindle : merupakan komponen yang berbentuk seperti jarum yang dapat bergerak naik turun dan terletak pada bagian bawah dial indicator. Fungsi dari spindle adalah sebagai inputan 

Dial frame : merupakan body atau penutup yang menutupi mekanisme pengukuran di dalam dial

Outer ring (outer frame) : merupakan bagian yang digunakan untuk melakukan langkah set “0” dengan cara memutar bagian outer ring.

Lock screw : merupakan bagian yang digunakan untuk mengunci outer ring, sehingga outer ring tidak dapat berputar

Long pointer : jarum panjang di dalam dial, yang dapat bergerak berputar apabila spindle bergerak naik atau turun

Short pointer : merupakan jarum pendek di dalam dial, short pointer akan bergerak 1 strip apabila long pointer bergerak 1 putaran.

Dial holder : merupakan rangkaian pemegang dia indicator. 

Magnetic holder : merupakan dudukan (pegangan) dari mekanisme dial indicator yang dapat menjadi magnet, sehingga dapat menjaga dial indicator tetap dapat berdiri (digunakan) meskipun dalam keadaan miring

Tipe-tipe dial indicator

Dial indicator dibedakan dari tipe penyangga lengannya dibagi menjadi 2 macam, yaitu tipe flexible arm stand dan rigid arm stand.

Sedangkan tipe dial berdasarkan mekanisme nya dibedakan menjadi 2 macam yaitu tipe analog (mekanik) dan tipe digital.

0 Response to " Dial Indicator (Fungsi, Bagian, Tipe dan Cara Pembacaan)"

Post a Comment