CONTOH KISI-KISI PTS CHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN

Bidang Keahlian : Teknologi Manufaktur dan Rekayasa
Program Keahlian : Teknik Otomotif
Kelas/ Semester : XI/ 1 (Satu)
Mata Pelajaran : Konsentrasi Keahlian Otomotif


No

Capaian Pembelajaran

Tujuan Pembelajaran

Soal

Bentuk Soal

PG

Pembahasan

1

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan perawatan dan overhaul (pembongkaran, pemeriksaan, perbaikan dan pemasangan) pada: sistem rem (Anti- lock Brake System dan Non ABS), sistem kemudi (Manual Steering, Hidrolik Power Steering, Electronic Power Steering), sistem suspensi. roda dan ban, spooring dan balancing roda. Setiap pekerjaan dilakukan sesuai Prosedur Operasional Standar (POS). Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) atau peraturan keselamatan kerja yang berlaku.

Siswa mampu melakukan Perawatan dan Melakukan overhaul (pembongkaran, pemeriksaan, perbaikan dan pemasangan) sistem rem sesuai dengan Penggunaan POS dan APD

Siswa mampu menjelaskan fungsi dari sistem rem pada kendaraan

1

Fungsi system rem pada kendaraan sebagai bekut ini :

a.       Utuk mengurangi laju kendaraan

b.       Untuk parkir pada tempat yang tidak rata

c.        Untuk menghentikan kendaraan

2

Siswa mampu menjelaskan komponen-komponen dari rem tromol

2

3

Siswa mampu menjelaskan komponen-komponen dari rem cakram

3



4

Siswa mampu menjelaskan komponen-komponen sistem rem hidrolis beserta fungsinya

4

Ada 5 macam komponen utama pada sistem rem hidrolik, yaitu ;

1. Pedal rem

Pedal rem mempunyai fungsi sebagai input untuk mengetahui kapan rem harus aktif (kerja) dan kapan rem harus non-aktif (tidak bekerja). Secara sederhana, ketika pedal rem ditekan maka rem tersebut akan bekerja.

2. Master silinder

Master silinder pada sistem rem hidrolik merupakan komponen yang berfungsi mengubah gerakan mekanis (ketika pedal ditekan) menjadi tekanan hidrolik.

3. Reservoir Tank

Fungsi reservoir dalam sistem rem hidrolis adalah untuk menyimpan cadangan minyak rem atau fluida yang akan dijadikan sebagai penyalur tenaga.

4. Pipa hidrolik

Selang hidrolik atau pipa hidrolik berfungsi sebagai saluran tempat mengalirnya cairan atau minyak rem.

5. Caliper/cylinder roda

Fungsi caliper/ cylinder roda adalah untuk mengubah kembali energi pada tekanan fluida ke bentuk gerakan mekanis. Sehingga, energi ini bisa digunakan untuk menggerakan kampas rem agar menekan piringan rem/ tromol.

5

Siswa mampu menjelaskan tipe-tipe rem tromol

5



6

Siswa mampu menjelaskan cara pemeriksaan rem tromol

6



7

Siswa mampu menjelaskan penyebab sistem rem hidrolis harus dibleeding

7

Bleeding merupakan kegiatan untuk membuang angin di dalam sistem hidrolis rem. Langkah bleeding dilakukan apabila ada udara yang terjebak/ berada pada sistem rem hidrolis. Penyebab udara dapat masuk ke sistem hidrolis dapat disebabkan oleh kebocoran sistem rem, pembongkaran komponen-komponen hidrolis rem.

8

Siswa mampu menjelaskan komponen-komponen rem tromol beserta fungsinya

8

1.       Backing plate

Backing plate adalah pelat belakang 

ini berfungsi sebagai rangka tempat 

dudukan cylinder roda dan sepatu rem 

serta sekaligus pelindung komponen 

rem tromol pada sisi  belakang.


2.       Silinder roda

Fungsi silinder roda adalah untuk mengubah tekanan fluida menjadi gerakan mekanis. Pada sistem rem tromol.

 

3.       Sepatu rem dan kampas

Brake shoe atau sepatu rem adalah tempat dudukan dari kampas rem pada sistem rem tromol. Sedangkan kampas berfungsi untuk melakukan pengereman saat kampas bersinggungan dengan tromol.

 

4.       Return spring (upper spring dan lower spring)

Fungsi utama return spring adalah untuk mengembalikan posisi sepatu rem seusai proses pengereman berlangsung.

 

5.       Drum/ tromol rem

Tromol rem merupakan komponen berbahan baja tuang yang berbentuk seperti drum atau tabung. Fungsi tromol ini adalah sebagai media gesekan dengan kampas rem agar putaran roda bisa berhenti.

9

Siswa mampu menjelaskan sistem ABS pada sistem rem kendaraan

9

Sistem ABS (Anti-lock Braking System)

Sistem ABS adalah sistem pengereman anti-lock. Sederhananya, ABS adalah sistem yang membantu roda mobil agar tidak terkunci saat terjadi pengereman secara mendadak.

10

Siswa mampu melakukan Perawatan dan Melakukan overhaul roda sesuai dengan Penggunaan POS dan APD

Siswa mampu menjelaskan kode pada ban

10



11

Siswa mampu menjelaskan akibat tekanan udara di dalam ban yang kurang

11

Akibat tekanan ban yang kurang :

1. Tarikan Gas Menjadi Lebih Berat

Jika tekanan angin ban kurang, maka ban akan berputar dengan tidak sempurna. Beban yang berat ini akan membuat tarikan mobil semakin berat juga sehingga membuat tidak nyaman dalam berkendara.

2. Ban Cepat Aus Pada Bagian Sisi Samping

Ketika tekanan angin pada ban kurang maka bagian yang menapak pada permukaan jalan hanya pada bagian sisi samping tread ban dan bagian tengah akan tertekuk ke atas. Inilah yang menyebabkan ban cepat halus pada sisi sampingnya.

3. Ban Mudah Pecah

Ketika ban kekurangan tekanan anginnnya maka ketika ban berbenturan pada jalan yanng tidak rata maka bersiko tinggi ban dapat  pecah.

4. Lebih Boros Bahan Bakar

Ketika tekanan angin ban kurang maka ban akan terasa berat tarikannya, sehingga membutuhkan tenaga yang lebih besar untuk berjalan. Hal inilah yang membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

5. Performa Pengereman Berkurang

Bila tekanan ban kurang maka membuat waktu berhenti ketika melakukan pengeraman menjadi lebih lama. Selain itu, mobil akan mudah tergelincir pada saat jalanan basah, licin atau salju. Sedangkan jika kondisi jalan kering, ban akan mudah selip.

6. Memperpendek Usia Pakai Ban Mobil

Ketika tekanan ban berkurang, keausan ban akan terjadi lebih cepat dan kerusakan konstruksi  ban juga lebih cepat sehingga usia pakai ban akan lebih singkat dari yang seharusnya.

12

Siswa mampu menjelaskan cara mengukur tekanan ban

12

Tekanan ban pada kendaraan adalah hal penting yang seringkali diabaikan oleh para pemilik kendaraan. Untuk mengukur tekanan ban dapat dilakukan dengan tyre pressure gauge.

13

Siswa mampu menjelaskan keuntungan pemakaian ban tubeless

13

Keuntungan menggunakan ban tubeless adalah:

1.       Ketika Ban Mengalami Kebocoran tidak Langsung Kempes

2.       Stabil pada Kecepatan Tinggi

3.       Cocok dipergunakan pada Musim Penghujan

4.       Perawatan Lebih Mudah dan Sederhana

Kelemahan ban tubeless adalah:

1.       Tidak tepat digunakan pada medan berat

2.       Beban ban lebih berat

3.       Harga beli relatif lebih mahal

14

Siswa mampu melakukan Perawatan dan Melakukan overhaul (pembongkaran, pemeriksaan, perbaikan dan pemasangan)spooring dan balancing roda. sesuai dengan Penggunaan POS dan APD

Siswa mampu menjelaskan peralatan dalam balancing roda

14



15

Siswa mampu menjelaskan peralatan dalam penggantian ban

15



16

Siswa mampu menjelaskan bagian-bagian FWA

16, 17

Bagian-bagian dari FWA adalah berikut ini

a.       Caster

b.       Camber

c.       Steering axis inclination

d.       Toe angle

e.       Turning radius

 

17

Siswa mampu menyebutkan alat-alat pengangkat kendaraan

18

Peralatan yang digunakan untuk mengankat kendaraan antara lain car lift dan dongkrak.

18

Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan perawatan dan overhaul (pembongkaran, pemeriksaan, perbaikan dan pemasangan) pada: sistem clutch,

sistem transmisi (manual dan otomatis), poros propeller, differential, poros penggerak roda. Setiap pekerjaan dilakukan sesuai Prosedur Operasional Standar (POS). Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) atau peraturan keselamatan Kerja yang berlaku.

Siswa mampu melakukan Perawatan dan Melakukan overhaul (pembongkaran, pemeriksaan, perbaikan dan pemasangan) kopling dan transmisi manual sesuai dengan Penggunaan POS dan APD

Siswa mampu menjelaskan komponen-komponen sistem pemindah tenaga pada kendaraan beserta fungsinya

19, 20

Kopling (Clutch)

Kopling atau clutch berada diatara mesin dan transmisi, fungsi dari kopling adalah :

a.       Untuk melepas/ memutuskan putaran dari mesin ke transmisi

b.       Untuk menghubungkan putaran dari mesin ke transmisi secara lembut dan tanpa terjadinya slip

Transmisi

Transmisi terletak diantara komponen kopling dan poros propeller untuk kendaraan tipe FR, sedangkan untuk kendaraan tipe FF, transmisi terletak diantara mesin dann gardan. Transmisi berfungsi untuk:

a.       Memvariasikan putaran dan momen yang berasal dari mesin agar sesuai dengan kebutuhan pengendara.

b.       Memungkinkan kendaraan untuk dapat berjalan mundur.

c.       Memungkinkan kendaraan pada posisi netral (mesin tetap hidup tetapi kendaraan tidak berjalan)

Poros propeller (propeller shaft)

Poros propeller terletak diantara komponen transmisi dan gardan. Fungsi dari poros propeller yaitu untuk menghubungkan putaran dari transmisi ke gardan atau differential dengan lembut baik ketika kendaraan berjalan di tempat yang rata maupun tidak rata.

Gardan (differential)

Gardan atau differential terletak diantara poros propeller (kopel) dan poros axle (as roda) pada kendaraan tipe FR, sedangkan pada kendaraan tipe FF gardan (differential) terletak diantara transmisi dengan CV joint (as roda). Fungsi utama dari gardan (differential) adalah :

a.       Untuk memperbesar momen dengan cara mereduksi putaran.

b.       Merubah arah putaran sebesar 90 derajat atau tegak lurus.

c.       Memungkinkan terjadinya perbedaan putaran antara roda kanan dan kiri saat kendaraan berbelok, dan menyamakan putaran antara roda kiri dan kanan ketika kendaraan berjalan lurus.

Poros axle (axle shaft)

Poros axle atau axle shaft terletak diantara komponen gardan dan roda. Poros axle berfungsi untuk menghubungkan putaran dari gardan atau differential ke masing-masing roda belakang (kendaraan tipe FR).


Kisi-kisi soal dapat di download DISINI, dan soal dapat dilihat DISINI

5 Responses to "CONTOH KISI-KISI PTS CHASIS TEKNIK KENDARAAN RINGAN"

  1. Dongkrak buaya memiliki kelebihan yaitu dapat digunakan di berbagai medan, misalnya di tempat miring atau pada tempat yang tidak rata karena dongkrak buaya ini berbentuk panjang dan memiliki roda sehingga mudah digeser https://testmyspeed.onl/.

    ReplyDelete
  2. What You Should Know About EssayHub Reviews)As a student, you might want to consider how much essayhub reviews https://nocramming.com/essayhub-review charges and how much the discount will save you. If you're still unsure, you can look up customer reviews to determine whether Essay Hub is the right service for you. Many reviewers have used the service and found it to be helpful. The company also responds to negative feedback, so you can feel safe knowing that Essay Hub will respond to your concerns.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Often, a student will require a lot of research to develop an idea. While working on this, they should consult with their faculty advisor. Typically, the dissertation dissertation-writer.orgrequires substantial amounts of scholarship. A literature review is essential in dissertations. It will reveal any gaps in the area that may need further research.

      Delete
  3. If you are looking for a reliable essay writing service, you may want to check out the reviews of essayhub reviews https://essay-reviews.com/essayhub-review. While there are many positive reviews, there are also some disadvantages to this company. You can also take advantage of discounts to save even more money. Additionally, the company adheres to the law and provides clear guidelines on using their products. Its policies regarding refunds and revisions are also solid.

    ReplyDelete
  4. Hi all, one day I had to choose between finishing school or staying in a well-paid job. I thought for a long time and chose the job. I decided to use the help of professionals. I was getting essay writing service from https://essayhub.com/. These guys helped me pass my coursework and stay in college. All the work was done quickly, high quality and not expensive. I recommend!

    ReplyDelete