Contoh Soal dan Jawaban Perawatan Sistem EFI Part 2

Soal : Apakah fungsi dari air intake chamber ?
Jawaban : Air intake chamber berfungsi untuk meredam getaran atau fluktuasi dari udara yang masuk karena udara yang masuk.

Soal : Pada mesin EFI tipe L, untuk mendeteksi jumlah udara yang masuk digunakan sensor ?
Jawaban : Air Flow Meter.

Soal : Jelaskan fungsi dari pressure regulator pada sistem bahan bakar EFI ?
Jawaban : Pressure regulator pada sistem bahan bakar EFI berfungsi untuk mengatur tekanan bahan bakar pada delivery pipe (pipa pembagi) agar tetap konstan atau stabil dan sesuai dengan tekanan spesifikasinya.

Soal : Jelaskan cara menghapus kode diagnosis pada memori ECU setelah melakukan perbaikan pada mesin EFI ?
Jawaban : Cara menghapus kode diagnosis ada 2 cara yaitu dengan melepas terminal negatif pada terminal baterai atau dengan melepas sekering EFI.

Soal : Apakah fungsi dari Data Link Connector (DLC) ?
Jawaban : Data Link Connector (DLC) merupakan kumpulan dari kode-kode yang berfungsi untuk mempermudah pendeteksian kerja dari sensor-sensor dan aktuator-aktuator pada mesin EFI.

Soal : Apakah fungsi dari lampu MIL atau check engine pada sistem EFI ?
Jawaban : Check engine berfungsi untuk memberitahukan kepada pengemudi bila mesin EFI tersebut mengalami masalah atau gangguan malfunction dari sensor-sensor yang ada pada mesin EFI tersebut.

Soal : Bagaimana cara melakukan diagnosa kerusakan pada mesin EFI ?
Jawaban : Cara melakukan diagnosa pada kendaraan mesin EFI dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan cara manual yakni menghubungkan langsung terminal E1 dan TE1 (EFI) pada kotak DLC dengan menggunakan kabel jumper atau melakukan diagnosa dengan menggunakan engine scanner.

Soal : Bagaimana cara kerja ECU ketika terjadi knocking pada mesin ?
Jawaban : Ketika terjadi kbocking pada mesin maka sensor knocking akan mendeteksinya, kemudian sensor knocking akan memberitahukan ke ECU dengan mengirimkan signal, setelah itu ECU akan mengontrol saat mengapian untuk dimundurkan secara bertahap sampai knocking hilang. Setelah knocking hilang maka ECU akan mengajukan kembali saat pengapiannya.

Soal : Apakah fungsi dari sensor VSS ?
Jawaban : Sensor VSS atau Vehicle Speed Sensor berfungsi untuk mensensor atau mendeteksi kecepatan dari kendaraan.

Soal : Apakah komponen pada sistem EFI yang mengontrol kecepatan mesin ketika mesin dalam keadaan idle atau stasioner ?
Jawaban : Komponen yang mengontrol mesin ketika putaran idle yaitu komponen ISC atai Idle Speed Sensor.

Soal : Apakah yang dimaksud dengan EFI ?
Jawaban : EFI adalah singkatan kata dari Electronic Fuel Injection, dimana pengontrolan antara campuran bahan bakar dan udara sudah dilakukan secara elektronik sebagai pengganti dari sistem konvensional yang menggunakan karburator.

Soal : Sebutkan macam-macam sistem EFI berdasarkan sistem kontrolnya ?
Jawaban : Macam-macam sistem EFI berdasarkan sistem kontrolnya yaitu K-EFI, D-EFI dan L-EFI.

Soal : Apakah yang dimaksud dengan durasi injeksi ?
Jawaban : Durasi injeksi yaitu waktu yang digunakan untuk injektor melakukan penginjeksian atau juga dapat dikatakan berapa lama injektor penyemprotkan bahan bakar. Makin lama durasi injeksi maka semakin banyak bahan bakar yang diinjeksikan dan sebaliknya makin cepat durasi injeksi maka makin sedikit bahan bakar yang diinjeksikan.

Soal : Apakah kelebihan dari sistem EFI dibandingkan dengan sistem konvensional yang menggunakan karburator ?
Jawaban : Kelebihan sistem EFI dibandingkan karburator adalah campuran bahan bakar dan udara pada sistem EFI lebih efisien atau lebih tepat sesuai dengan putaran mesin sehingga pemakaian bahan bakar lebih ekonomis atau irit. Selain itu campuran bahan bakar dan udara pada sistem EFI lebih homogen dibandingkan dengan karburator sehingga pembakaran pada sistem EFI lebih optimal atau lebih baik.

Soal : Apakah perbedaan antara sistem EFI dan karburator ?
Jawaban :
  • Pada sistem karburator saat keadaan dingin, penambahan jumlah bahan bakar dilakukan dengan mengaktifkan katup cuk. Sedangkan pada sistem EFI, penambahan jumlah bahan bakar saat keadaan dingin menggunakan komponen cold start injector atau dengan memperlama durasi penginjeksian pada injektornya.
  • Pada sistem karburator saat kendaraan melakukan akselerasi, maka penambahan bahan bakarnya dilakukan oleh sistem percepatan atau sistem akselerasi pada karburator tersebut. Sedangkan pada sistem EFI, penambahan bahan bakar saat mesin akselerasi yaitu dengan cara memperlama durasi penginjeksiannya. Dll.

0 Response to "Contoh Soal dan Jawaban Perawatan Sistem EFI Part 2"

Post a Comment